Kunci Sukses 5: Luaskan Wawasan seraya Tetap Terfokus

Sudah cukup lama aku belum menyelesaikan tulisan tentang kunci sukses penulisan buku best-seller. Dari 7 Kunci Sukses Menulis Buku Best-Seller, baru empat yang sudah kupaparkan. Kini, alhamdulillah, aku dapat menyampaikan kunci sukses ke-5, yaitu: Gunakanlah sudut-pandang seluas-luasnya (tapi tetap terfokus).

Lain dengan buku akademis, yang terkadang malah harus menggunakan satu sudut pandang saja untuk mempertajam analisis, buku-buku populer justru memerlukan penggunaan sudut pandang yang sebanyak mungkin supaya dapat menjangkau orang sebanyak-banyaknya. Dengan menambahkan sudut pandang remaja, misalnya, kalangan muda-mudi akan menyukainya. Dengan menambahkan sudut pandang perempuan, kalangan wanita bisa menggemarinya. Dengan menambahkan sudut pandang akademis, kalangan terpelajar dapat terpikat. Dengan sudut pandang matematis, kalangan eksakta akan menyenanginya. Dengan sudut pandang puitis, kalangan penggemar sastra bisa tergila-gila! Dan masih banyak lagi contoh lainnya.

Sungguhpun demikian, kita tetap perlu terfokus. Ketika kita menggunakan sudut pandang matematis, kita tidak perlu memaparkan seluk-beluk teoretisnya. Ingat, buku kita bukanlah buku pelajaran matematika. Cukuplah bagi kita untuk mengetengahkan intinya dan langsung menerapkannya terhadap tema yang kita bicarakan dalam buku karya kita. Kalau penjelasan dalam buku kita terlalu panjang lebar, pembaca malah gampang bosan. Pembaca pada umumnya lebih suka yang padat dan berisi!

Kunci sukses ini sudah kami terapkan dalam penyusunan buku Istikharah Cinta. Hasilnya? Sangat memuaskan. Hingga kini, sudah lebih dari 50 ribu eksemplar buku tersebut terjual. Alhamdulillaah…

Iklan

4 respons untuk ‘Kunci Sukses 5: Luaskan Wawasan seraya Tetap Terfokus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s