Penulis Profesional

mengapa dan bagaimana menjadi profesional di dunia kepenulisan

Kunci Sukses 1: Penerbit

with 2 comments

Kita mungkin pernah diajarkan bahwa langkah pertama untuk menulis buku adalah menentukan tema. Menurut saya, aturan tersebut hanya berlaku bagi penulis pemula. Bagi penulis buku yang profesional, langkah pertama adalah menghubungi penerbit. Pada kesempatan pertama ini, hendaknya kita memohon masukan mengenai naskah yang bagaimanakah yang sedang dibutuhkan oleh penerbit tersebut.

 

Masalahnya, penerbit yang manakah yang sebaiknya kita hubungi? Simpel sajalah. Kalau kita ingin buku kita menjadi best-seller, maka kunci sukses pertamanya: Pilihlah penerbit yang memahami kemauan konsumen.

 

Supaya kita tahu apakah penerbit memahami kemauan konsumen, kita bandingkan saja antara pengamatan kita terhadap buku-buku yang sedang menjadi best-seller dan masukan dari penerbit mengenai naskah yang bagaimanakah yang sedang dibutuhkan oleh penerbit tersebut. Kalau mau lebih praktis, kita pilih saja penerbit yang terbukti telah beberapa kali menghasilkan buku-buku best-seller.

 

Bagaimana kita tahu bahwa suatu buku benar-benar merupakan best-seller? Sumber idealnya ialah para distributor buku. Dari mereka, kita bisa meminta informasi mengenai buku-buku yang sedang laris. Sumber lain yang dapat kita percaya ialah pihak penjual, terutama toko buku terkemuka. Selain dengan melakukan pengamatan sendiri terhadap buku-buku yang dipajang di bagian best-seller, kita pun bisa meminta informasi mengenai buku-buku yang bagaimanakah yang sedang laris di toko tersebut.

 

Yang perlu kita perhatikan, kita tidak dapat mendeteksi best-sellernya suatu buku hanya dari “penampilannya”. Ada buku yang baru sebulan sudah cetak-ulang, padahal sekali cetak hanya seribu eksemplar. Ada pula buku yang disebutkan sudah mengalami cetakan kesekian, padahal hanya dicetak satu kali. Bahkan, ada pula buku yang cetakan pertamanya sudah dilabeli “best-seller”. Tentu saja, ini semua belum bisa kita akui sebagai benar-benar best-seller (terlaris).

Written by M Shodiq Mustika

27 Mei 2008 pada 05:28

Ditulis dalam penerbitan

Ditandai dengan , , ,

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. assalamualaikum..syukran..tips yang bagus untuk digunakan. insya`allah

    Atriza

    24 Oktober 2008 at 19:58

  2. thx u tipsnya, tapi saya mau tanya, saya ada buta sebuah cerit fiksi tentang kehidupan buruh yang berlatarbekang tragedi demo buruh tahun 1994 di medan. saya sangat buta dengan penerbit lagi pula untuk itu butuh biaya sementara saya boleh dikatakan hanya seorang pengangguran. bagi ada yang mau membantu saya, trima kasih sekali dan tolon pesan ke email saya, safri-sbsipts@yahoo.com.
    trim

    safri

    26 April 2009 at 15:59


Tinggalkan Balasan