<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Buat apa menulis bersama kalau bisa menulis sendiri?</title>
	<atom:link href="http://duniapenulis.wordpress.com/2008/01/15/buat-apa-menulis-bersama-kalau-bisa-menulis-sendiri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://duniapenulis.wordpress.com/2008/01/15/buat-apa-menulis-bersama-kalau-bisa-menulis-sendiri/</link>
	<description>mengapa dan bagaimana menjadi profesional di dunia kepenulisan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2009 02:57:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: realylife</title>
		<link>http://duniapenulis.wordpress.com/2008/01/15/buat-apa-menulis-bersama-kalau-bisa-menulis-sendiri/#comment-102</link>
		<dc:creator>realylife</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 07:54:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://duniapenulis.wordpress.com/2008/01/15/buat-apa-menulis-bersama-kalau-bisa-menulis-sendiri/#comment-102</guid>
		<description>wah sudah nyoba pak , cuma kayaknya saya ngga tau caranya kali ya .
mungkin masih gagap teknologi nich , he he he
mau mengundang bapak buat baca tulisan ini
makasih
http://realylife.wordpress.com/2008/01/21/palestina-tanah-sejuta-doa/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah sudah nyoba pak , cuma kayaknya saya ngga tau caranya kali ya .<br />
mungkin masih gagap teknologi nich , he he he<br />
mau mengundang bapak buat baca tulisan ini<br />
makasih<br />
<a href="http://realylife.wordpress.com/2008/01/21/palestina-tanah-sejuta-doa/" rel="nofollow">http://realylife.wordpress.com/2008/01/21/palestina-tanah-sejuta-doa/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rien Hanafiah</title>
		<link>http://duniapenulis.wordpress.com/2008/01/15/buat-apa-menulis-bersama-kalau-bisa-menulis-sendiri/#comment-92</link>
		<dc:creator>Rien Hanafiah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 03:20:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://duniapenulis.wordpress.com/2008/01/15/buat-apa-menulis-bersama-kalau-bisa-menulis-sendiri/#comment-92</guid>
		<description>bener pak! saya sudah membuktikannya :D
menulis bersama, walaupun hanya berduet, terasa manfaatnya...walau diberi waktu singkat utk mengirim naskah, tp bisa teratasi dgn menulis barengan...salah satu keuntungannya ya itu...

menulis buat saya &#039;mencerahkan&#039;...
semoga bener-2 terwujud...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bener pak! saya sudah membuktikannya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
menulis bersama, walaupun hanya berduet, terasa manfaatnya&#8230;walau diberi waktu singkat utk mengirim naskah, tp bisa teratasi dgn menulis barengan&#8230;salah satu keuntungannya ya itu&#8230;</p>
<p>menulis buat saya &#8216;mencerahkan&#8217;&#8230;<br />
semoga bener-2 terwujud&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Penulis</title>
		<link>http://duniapenulis.wordpress.com/2008/01/15/buat-apa-menulis-bersama-kalau-bisa-menulis-sendiri/#comment-66</link>
		<dc:creator>Penulis</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 14:12:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://duniapenulis.wordpress.com/2008/01/15/buat-apa-menulis-bersama-kalau-bisa-menulis-sendiri/#comment-66</guid>
		<description>Situs pertemanan makin banyak bertebaran di internet. Dari sekian banyak nama, friendster, adalah satu nama yang paling populer. Sebab, dari situs ini, kita bisa banyak mendapat teman, dan bahkan mencari teman yang sudah lama tidak berhubungan dengan kita. Situs pertemanan, bagi sebagian orang memang telah menjadi semacam media yang sangat menyenangkan. Selain bertemu teman, berkenalan, hingga saling mengirimkan undangan pertemuan, menjadikan media ini bukan sebatas media maya belaka. 

Nah, bagi yang mempunyai hobi sama, situs pertemanan bisa jadi juga memberi kemudahan untuk saling bertukar informasi, Salah satu situs petemanan khusus satu hobi ini bisa ditemui di www.penulis-indonesia.com. Seperti namanya, situs pertemanan ini memang hendak mengumpulkan jaringan para penulis di seluruh Indonesia yang tersebar di berbagai penjuru dunia. 

Menulis, belakangan memang menjadi sebuah fenomena yang makin berkembang di Indonesia. Makin banyak bermunculan penulis berbakat di tanah air yang tak hanya berbicara di tingkat lokal. Sebab, ada pula yang telah berhasil di ranah internasional. Hebatnya lagi, penulis di Indonesia itu sangat variatif usia pegiatnya, dari anak kecil hingga usia dewasa. 

Dengan situs pertemanan www.penulis-indonesia.com, para penulis ini hendak dikumpulkan dalam satu wadah pertemanan untuk saling dukung, saling dorong, saling bina, saling bantu, hingga suatu saat nanti, akan makin banyak penulis berkelas internasional di Indonesia. Tentunya, harapan ini bukan harapan kosong belaka. Sebab, hanya dengan kekuatan pertemanan dan relasi, kita bisa saling bantu menumbuhkembangkan dunia kepenulisan ini. Jadi, siap bergabung di www.penulis-indonesia.com?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Situs pertemanan makin banyak bertebaran di internet. Dari sekian banyak nama, friendster, adalah satu nama yang paling populer. Sebab, dari situs ini, kita bisa banyak mendapat teman, dan bahkan mencari teman yang sudah lama tidak berhubungan dengan kita. Situs pertemanan, bagi sebagian orang memang telah menjadi semacam media yang sangat menyenangkan. Selain bertemu teman, berkenalan, hingga saling mengirimkan undangan pertemuan, menjadikan media ini bukan sebatas media maya belaka. </p>
<p>Nah, bagi yang mempunyai hobi sama, situs pertemanan bisa jadi juga memberi kemudahan untuk saling bertukar informasi, Salah satu situs petemanan khusus satu hobi ini bisa ditemui di <a href="http://www.penulis-indonesia.com" rel="nofollow">http://www.penulis-indonesia.com</a>. Seperti namanya, situs pertemanan ini memang hendak mengumpulkan jaringan para penulis di seluruh Indonesia yang tersebar di berbagai penjuru dunia. </p>
<p>Menulis, belakangan memang menjadi sebuah fenomena yang makin berkembang di Indonesia. Makin banyak bermunculan penulis berbakat di tanah air yang tak hanya berbicara di tingkat lokal. Sebab, ada pula yang telah berhasil di ranah internasional. Hebatnya lagi, penulis di Indonesia itu sangat variatif usia pegiatnya, dari anak kecil hingga usia dewasa. </p>
<p>Dengan situs pertemanan <a href="http://www.penulis-indonesia.com" rel="nofollow">http://www.penulis-indonesia.com</a>, para penulis ini hendak dikumpulkan dalam satu wadah pertemanan untuk saling dukung, saling dorong, saling bina, saling bantu, hingga suatu saat nanti, akan makin banyak penulis berkelas internasional di Indonesia. Tentunya, harapan ini bukan harapan kosong belaka. Sebab, hanya dengan kekuatan pertemanan dan relasi, kita bisa saling bantu menumbuhkembangkan dunia kepenulisan ini. Jadi, siap bergabung di <a href="http://www.penulis-indonesia.com?" rel="nofollow">http://www.penulis-indonesia.com?</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ersis W. Abbas</title>
		<link>http://duniapenulis.wordpress.com/2008/01/15/buat-apa-menulis-bersama-kalau-bisa-menulis-sendiri/#comment-64</link>
		<dc:creator>Ersis W. Abbas</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 05:43:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://duniapenulis.wordpress.com/2008/01/15/buat-apa-menulis-bersama-kalau-bisa-menulis-sendiri/#comment-64</guid>
		<description>Ha ha gitu ya ... saya &#039;iseng&#039; saja. Menulis sendiri OK, bersama OK. Nah, soal hitungan finansial selama ini belum kepikir tu. Saya agak hobi malah menfasilitasi membukukan karya orang, kalau lagi ada duit. Makasih inspirasinya. Selamat menulis.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ha ha gitu ya &#8230; saya &#8216;iseng&#8217; saja. Menulis sendiri OK, bersama OK. Nah, soal hitungan finansial selama ini belum kepikir tu. Saya agak hobi malah menfasilitasi membukukan karya orang, kalau lagi ada duit. Makasih inspirasinya. Selamat menulis.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: erander</title>
		<link>http://duniapenulis.wordpress.com/2008/01/15/buat-apa-menulis-bersama-kalau-bisa-menulis-sendiri/#comment-63</link>
		<dc:creator>erander</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 04:29:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://duniapenulis.wordpress.com/2008/01/15/buat-apa-menulis-bersama-kalau-bisa-menulis-sendiri/#comment-63</guid>
		<description>Kalau saya menulis .. bukan karena ingin royalti. Tapi karena ingin menyampaikan bahwa Allah itu Maha Pengasih dan Maha Penyanyang dalam bentuk tulisan. Sehingga janganlah bersedih. Rejeki bisa datang darimana saja.

Terima kasih atas ajakan bapak kepada saya untuk menulis tandem. Dan itu adalah kehormatan buat saya. Saya anggap ini ibadah. Jika seandainya ada rejeki dari tulisan tersebut, itu semua semata2 karena kehendak-Nya.

Jika pun tidak ada. Saya percaya .. ketika saya meninggal nanti, pasti Dia akan &#039;mengganti-Nya&#039; disana. Untuk menebus dosa2 saya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau saya menulis .. bukan karena ingin royalti. Tapi karena ingin menyampaikan bahwa Allah itu Maha Pengasih dan Maha Penyanyang dalam bentuk tulisan. Sehingga janganlah bersedih. Rejeki bisa datang darimana saja.</p>
<p>Terima kasih atas ajakan bapak kepada saya untuk menulis tandem. Dan itu adalah kehormatan buat saya. Saya anggap ini ibadah. Jika seandainya ada rejeki dari tulisan tersebut, itu semua semata2 karena kehendak-Nya.</p>
<p>Jika pun tidak ada. Saya percaya .. ketika saya meninggal nanti, pasti Dia akan &#8216;mengganti-Nya&#8217; disana. Untuk menebus dosa2 saya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
